
(Oleh Mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman 2024)
Intensifikasi Pekarangan di Desa Kutasari, Dusun 2
Kelompok KKN Unsoed 2024 beserta Kelompok Wanita Tani di Desa Kutasari, mengembangkan program intensifikasi pekarangan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan lokal. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal dengan menanam benih cabai dan terong berjumlah 50 bibit untuk dibagikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT).

Manfaat Intensifikasi Pekarangan Intensifikasi pekarangan memiliki banyak manfaat bagi Kelompok Wani Tani (KWT) antara lain:
- Meningkatkan Ketahanan Pangan: Dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan di pekarangan, warga dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar.
- Penghematan Biaya: Menanam sayuran dan tanaman pangan sendiri membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.
- Pemanfaatan Lahan yang Efektif: Pekarangan yang seringkali tidak dimanfaatkan secara optimal, kini bisa menghasilkan bahan pangan yang bermanfaat.
- Meningkatkan Kualitas Udara: Tanaman yang ditanam di pekarangan membantu meningkatkan kualitas udara di sekitar rumah dan memberikan efek psikologis yang menenangkan.
Instalasi Irigasi Tetes di Desa Kutasari, Dusun 2 .
Sarana mendukung program intensifikasi pekarangan, Kelompok KKN Unsoed 2024 mengimplementasikan teknologi irigasi tetes. Irigasi tetes adalah metode penyiraman tanaman yang efisien dan hemat air, yang bekerja dengan meneteskan air secara perlahan langsung ke akar tanaman. Metode irigasi tetes menawarkan beberapa keunggulan, di antaranya:
- Penghematan Air: Irigasi tetes menggunakan air dengan sangat efisien, sehingga cocok untuk daerah yang memiliki sumber daya air terbatas.
- Peningkatan Hasil Panen: Dengan pemberian air yang tepat dan konsisten, tanaman dapat tumbuh dengan lebih baik dan hasil panen dapat meningkat.
- Penurunan Pertumbuhan Gulma: Karena air hanya diberikan langsung ke akar tanaman, area di sekitar tanaman tetap kering, sehingga mengurangi pertumbuhan gulma.
- Pemeliharaan yang Mudah: Sistem irigasi tetes mudah diatur dan dipelihara, serta dapat diotomatisasi untuk menghemat tenaga kerja.
(Caca dan Intan KKN Unsoed 2024)