You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kutasari
Logo Desa Kutasari
Kutasari

Kec. Kutasari, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Kutasari Pelayanan Administrasi Kependudukan dimohon Membawa Pengantar dari RT

Jumeneng ing Kutasari: Pemimpin Kutasari dari Masa ke Masa

Administrator 05 Agustus 2023 Dibaca 622 Kali
Jumeneng ing Kutasari: Pemimpin Kutasari dari Masa ke Masa

Oleh: Ahmad Paramasatya – KKN-PPM UGM 2023

 

Bagian ini berisi daftar nama para pemimpin Kutasari. Dalam hal itu, maka perlu diperhatikan bahwa telah terjadi berbagai dinamika dalam perjalanan sejarah pemerintahan, baik pemerintahan pusat, ataupun daerah di Indonesia. Ini dapat dilihat seperti pada masa penjajahan kolonial Belanda yang terdapat pembagian daerah-daerah jajahan seperti Provinsi (Gubernur), Residensi (Residen), Afdeeling (Asisten Residen), dan Onder-Afdeeling (Controleur). Sistem yang demikian juga mengalami perubahan yang semakin kompleks, menjadi provinsi (Gubernur), Regentschap (Bupati), Stadgemeente (Wali kota). Kompleksitas susunan sistem pemerintahan ini belum lagi jika ditambah dengan susunan birokrasi pemerintahan tempatan atau lokal-tradisional yang lebih tua, seperti kepala desa, lurah, panewupenatuspatih dalem, dan sebagainya.

 

Sementara itu, wilayah Kutasari yang dahulunya terdiri atas dua wilayah, yaitu Wiranaja dan Walik, dalam catatan sejarah termasuk ke dalam wilayah onder-afdeeling dan kemudian menjadi onder-districht dalam susunan pemerintahan kolonial Belanda (Afdeeling Poerbalingga dan Residensi Banjoemas). Wilayah tersebut memiliki birokrasi sendiri yang dikepalai oleh seorang asisten wedono II. Pada sisi yang lain, kepala desa atau dessahoofden atau lurah, pada wilayah yang lebih kecil tetap lestari dan memiliki kekuasaannya sendiri.

 

Di bawah ini merupakan hasil usaha penelurusan para pemimpin, dalam berbagai level atau tingkatan pemerintahan, di wilayah yang kini menjadi Kutasari. Perlu diperhatikan pula, bahwa keterbatasan informasi dan sumber juga turut menyumbang keterbatasan nama-nama yang ditemukan, disebabkan oleh ketiadaan informasi yang ajeg dan kontinyu.

 

Masa Kolonial Belanda

Walik

 

  • Dessahoofden (kepala desa) Walik 1895 : Najadewangsa

 

Gambar 1: Potongan Surat Kabar yang Memberitakan Seputar Eksistensi Kepala Desa atau DessaHoofden Walik

Sumber: Java-Bode terbitan 1895.

 

Wiranaja

  • Asisten Wedono II Wiranaja ? – 1892: Raden Hradjodiwirjo

Sumber: de Locomotief terbitan 09-07-1892

  • Asisten Wedono II Wiranaja 1892 – 1894: Raden Tjokro Soebroto

Sumber: de Locomotief terbitan 09-07-1892

 

Gambar 2: Potongan Surat Kabar yang Memberitakan Seputar Pengangkatan Asisten Wedono II Wiranaja

Sumber: Java-Bode terbitan 03-10-1894.

  • Asisten Wedono II Wiranaja 1894 – 1896: Raden Mas Endro Koesoemo
  • Asisten Wedono II Wiranaja 1896-1902: Mas Kartodimedjo

Sumber: de Locomotief terbitan 24-05-1902.

  • Asisten Wedono II Wiranaja ? – 1903: Raden Soekarman

Sumber: de Locomotief terbitan 31-10-1903.

  • Asisten Wedono II Wiranaja 1903 – ?: Raden Joedo Soebroto

Gambar 3: Potongan Surat Kabar yang Memberitakan Seputar Pengangkatan Asisten Wedono II Wiranaja

Sumber: de Locomotief terbitan 31-10-1903.

 

 

Kepala Desa Kutasari dari Masa ke Masa

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Arsawiredja Suwandi ( 1930-an)

 

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Sanmichroji ( ? – 1982 )

 

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Achmad Munasir ( 1982 - 1989 )

 

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Darmoen ( 1989 – 1997 )

 

Gambar 4: Makam atau Pusara Bapak Darmoen beserta Istri di Salah Satu Sudut Desa Kutasari

Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis.

 

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Sudarno ( 1998 – 2006 )

 

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Agus Slamet Susanto, S.Sos. ( 2007 – 2009 )

 

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Agus Amperato ( 2010 – 2022 )

 

  • Kepala Desa Kutasari, Bapak Basoeki Kadang Dewa, S.E. ( 2022 – periode 2030 )

Sumber yang digunakan Menghimpun Informasi Kepala Desa masa Kontemporer Adalah Informasi Lisan yang Didapatkan dari Bapak Sudar, Bapak Supriyono, dan Bapak Susilo.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image