You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kutasari
Logo Desa Kutasari
Kutasari

Kec. Kutasari, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Kutasari Pelayanan Administrasi Kependudukan dimohon Membawa Pengantar dari RT

Desa Kutasari dari Masa ke Masa Part 1: Syahdan Kutasari

Administrator 05 Agustus 2023 Dibaca 1.812 Kali
Desa Kutasari dari Masa ke Masa Part 1: Syahdan Kutasari

Oleh: Ahmad Paramasatya – KKN-PPM UGM 2023

 


Desa Kutasari pada masa kini merupakan salah satu desa dalam wilayah administratif Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Pada masa kini, selain Desa Kutasari, terdapat desa-desa lain yang berada dalam satu wilayah administratif Kecamatan Kutasari, seperti Desa Sumingkir, Karangklesem, Munjul, Candinata, dan sembilan wilayah administratif desa lainnya. Kecuali itu, wilayah Desa Kutasari sendiri bukan merupakan wilayah baru. Melainkan wilayah yang sudah sejak lama eksis. Wilayah yang kini menjadi Desa Kutasari, pada dasarnya telah eksis, setidaknya dapat dilacak sejak abad ke-19 atau sekitar tahun 1800-an. Eksistensi ini dibuktikan melalui dua hal, pertama berkaitan dengan pembagian wilayah administrasi oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Pemerintah kolonial telah membagi wilayah jajahan-nya menjadi beberapa wilayah administrasi, mulai dari provinsi, residensi, afdeeling, hingga onder-afdeeling. Dua yang terakhir, kemudian berubah menjadi districht dan onder-districht pada dekade 1920-an. Pulau Jawa sebagai pusat pemerintahan terbagi atas beberapa residensi, salah satunya adalah Residensi Banjoemas (Karesidenan Banyumas) yang di dalamnya terdapat Afdeeling Poerbalingga. Di dalam Afdeeling Poerbalingga, terdiri atas beberapa onder-Afdeeling, yang salah satunya kini menjadi wilayah Kutasari.

 

Kedua, masih berkaitan dengan pembagian wilayah administratif oleh Pemerintah Kolonial Belanda, adalah seputar pemberitaan wilayah-wilayah administratif itu dalam surat-surat kabar semasa Penjajahan Kolonial Belanda. Hal ini ditunjukkan dengan  ditemukan dan disebutnya nama wilayah yang kini menjadi Kutasari pada surat-surat kabar masa Penjajahan Kolonial Belanda. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah seputar pembagian dan penamaan wilayah-wilayah jajahan di Jawa bagian tengah dalam peta-peta yang diterbitkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Melalui peta-peta itu, didapatkan gambaran letak posisi dan penamaan wilayah yang kini menjadi Desa Kutasari. Dari semua bukti tersebut, membuktikan bahwa wilayah yang kini bernama Desa Kutasari telah eksis, disebut, dan dibahas dalam berbagai macam kesempatan sepanjang akhir abad ke-19 hingga abad ke-20.

 

Meski demikian, penting untuk diketahui bahwa terminologi, sebutan, atau nama “Kutasari” sebagai sebuah wilayah, tergolong sebagai nama atau sebutan yang baru. Hal ini berkaitan dengan kenyataan di lapangan, di mana sebelum terdapat satu nama, “Kutasari”, wilayah yang kini menjadi Desa Kutasari, terdiri atas dua wilayah desa atau dusun yang lebih kecil, bernama Wiranaja dan Walik. Baik Wiranaja, maupun Walik keduanya sama-sama dapat dikatakan sebagai wilayah yang tua. Ini setidaknya dapat dibuktikan dengan pemberitaan dalam surat kabar dan penyebutan kedua nama itu dalam peta-peta pada masa penjajahan kolonial Belanda, yang menunjukkan bahwa kedua nama itu telah eksis jauh sebelum ada nama “Kutasari”.

Gambar 1: Peta Wilayah Afdeeling Poerbolinggo Tahun 1857

Sumber: Kaart der afdeeling Poerbolingo | Digital Collections (universiteitleiden.nl)

Gambar 2: Peta Wilayah Resdensi Banjoemas, Afdeeling Poerbolinggo Tahun 1860-an

Sumber: Topographische kaart van de residentie Banjoemas – sheet 3 | Digital Collections (universiteitleiden.nl)

Gambar 3: Peta Wilayah Resdensi Banjoemas, Afdeeling Poerbolinggo Tahun 1899

Sumber: D G 25,54 | Digital Collections (universiteitleiden.nl)

Gambar 4: Peta Wilayah Resdensi Banjoemas, Afdeeling Poerbolinggo Tahun 1910

Sumber: D E 46,3 | Digital Collections (universiteitleiden.nl)

Gambar 4: Peta Wilayah Resdensi Banjoemas, Afdeeling Poerbolinggo Dekade-dekade 1900-an

Sumber: Java 1:50.000… (universiteitleiden.nl)

 

B E R S A M B U N G . . . . . . . . . .

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image